Saat di dalam kamar.
"knapa sih kamu gak pernah mengerti aku?!"
hening.
"jawab dong! selalu aku yang harus mengerti kamu! selalu aku yg harus terpaksa cinta sama kamu"
hening.
"aku capek! aku capek harus terus menerus mengerti kamu!"
hening.
"kalau ini memang mau kamu, ya sudah!" *meninggalkan ruangan*
hening. Tetap hening. Hanya ada sebuah buku paket fisika di atas meja.
"knapa sih kamu gak pernah mengerti aku?!"
hening.
"jawab dong! selalu aku yang harus mengerti kamu! selalu aku yg harus terpaksa cinta sama kamu"
hening.
"aku capek! aku capek harus terus menerus mengerti kamu!"
hening.
"kalau ini memang mau kamu, ya sudah!" *meninggalkan ruangan*
hening. Tetap hening. Hanya ada sebuah buku paket fisika di atas meja.
Komentar
Posting Komentar